Jl. KH. Wachid Hasyim No.17 Gresik

Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborassi Wujudkan PSEL

Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik, Perkuat Kolaborassi Wujudkan PSEL

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Lamongan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Ngipik, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi, tersebut disambut oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi sekaligus berbagi pengetahuan terkait pengelolaan sampah berbasis teknologi modern.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap proses Teknologi Mesin RDF dan landfill mining yang diterapkan di TPA Sampah Ngipik. Teknologi ini menjadi salah satu inovasi unggulan dalam upaya reduksi timbunan sampah sekaligus optimalisasi pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai guna.

Selain itu, dilakukan pula diskusi strategis terkait peluang kerja sama antar daerah dalam pengelolaan sampah, termasuk rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta dukungan terhadap program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program nasional percepatan penanganan sampah, di mana Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan termasuk dalam wilayah prioritas untuk mewujudkan target Zero Waste Energy di kawasan aglomerasi Surabaya Raya pada tahun 2026.

Bupati Lamongan menyampaikan apresiasi atas capaian dan inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya dalam penerapan teknologi landfill mining serta pengembangan Refuse Derived Fuel (RDF).

Sementara itu, Bupati Gresik menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk terus membuka ruang kolaborasi antar daerah dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang modern, terpadu, dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kajian teknis sebagai dasar pelaksanaan kerja sama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menambahkan bahwa TPA Sampah Ngipik saat ini terus menjadi rujukan studi banding berbagai daerah. Teknologi landfill mining yang diterapkan memiliki kapasitas hingga 25 ton per jam dan dimanfaatkan untuk mengolah timbunan sampah lama di area seluas kurang lebih 7 hektare.

Melalui inovasi tersebut, TPA Sampah Ngipik diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemrosesan akhir, namun juga sebagai pusat pengolahan sampah yang produktif, bernilai tambah, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Related Posts

Hubungi Kami
Logo

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Silakan menyetujui Kebijakan Privasi untuk pengalaman terbaik.