Jl. KH. Wachid Hasyim No.17 Gresik

Perkuat Komitmen Lingkungan, DLH Gresik Bersama PII Tanam 2.000 Mangrove di Mangrove Kalimireng Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar

Perkuat Komitmen Lingkungan, DLH Gresik Bersama PII Tanam 2.000 Mangrove di Mangrove Kalimireng Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar

GRESIK, 14 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Gresik melaksanakan aksi nyata pelestarian ekosistem pesisir melalui penanaman 2.000 bibit mangrove. Kegiatan dilaksanakan di Mangrove Kalimireng, Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar.

Kegiatan penanaman ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik beserta jajaran, yang didampingi oleh Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Gresik beserta anggota, pimpinan PT Pelindo Terminal Petikemas Surabaya, serta perwakilan Camat Manyar. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Manyarsidomukti beserta kelompok masyarakat Kalimireng, serta berbagai entitas kolaborator yang meliputi Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUN), Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Internasional Semen Indonesia, Poltek Semen Indonesia, Universitas Sunan Giri, Parasandi, SMK Muhammadiyah 1 Gresik, dan berbagai institusi pendidikan lainnya. Kehadiran para tokoh serta seluruh Bapak/Ibu dan siswa-siswi peserta penanaman ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Sekretaris DLH Kabupaten Gresik, Muhammad Syamsul Arifin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PII Cabang Gresik atas konsistensi dan inisiatifnya dalam menggerakkan aksi rehabilitasi pesisir. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis secara langsung melalui penanaman mangrove, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Syamsul.

Ketua PII Cabang Gresik, Awang Djohan Bactiar, menekankan bahwa di tengah masifnya program hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah, aspek keberlanjutan ekosistem harus tetap menjadi prioritas. "Hilirisasi industri memang krusial untuk pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja. Namun, seiring meningkatnya aktivitas industri, kewajiban kita menjaga kualitas lingkungan harus semakin diperkuat," jelas Awang.


Related Posts

Hubungi Kami
Logo

Situs kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Silakan menyetujui Kebijakan Privasi untuk pengalaman terbaik.